News

Aksi Propaganda BEM UNRI Tuntut Walikota Pekanbaru Tuntaskan Permasalahan Banjir

SUARA PEKANBARU - Walikota Pekanbaru dianggap gagal dalam menyelesaikan permasalahan banjir yang menjadi langganan di Kota Pekanbaru. Tercatat 11 titik lokasi banjir yang terdiri dari 1.006 kepala keluarga dan 1.108 rumah yang terdampak setelah hujan deras mengguyur kota madani ini beberapa hari lalu. Kondisi ini tentunya sangat memprihatikan.

Menyikapi hal ini, BEM UNRI menuntut Walikota Pekanbaru untuk serius dalam mengatasi permasalahan banjir melalui aksi propaganda di depan Gedung Walikota Pekanbaru pada Sabtu (24/4) lalu. Dalam hal ini, Menteri Sosial dan Politik BEM UNRI Febriansyah menyampaikan pernyataan sikap untuk mendesak Walikota Pekanbaru agar menyelesaikan permasalahan banjir dengan segera.

"Walikota Pekanbaru hanya mampu membuat kolam dan memperindah gedung tanpa sedikit pun memikirkan hal ini," tutur Febri.

Walikota Pekanbaru sangat sibuk dalam pembangunan gedung dan perkantoran hingga menghabiskan dana sekitar Rp 112 miliar. Namun sangat lalai dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat Pekanbaru. Kebanjiran, kemacetan dan banyak sekali permasalahan lainnya yang terjadi di Pekanbaru ternyata masih belum berhasil mendapatkan perhatian khusus dari walikota.

Diakhir orasi, Febri menegaskan agar Walikota Pekanbaru dapat menggunakan anggaran APBD secara efisien untuk menyelesaikan masalah ini.





[Ikuti Terus Suarapekanbaru.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813-6567-1385
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Suarapekanbaru.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan