Pemko Pekanbaru Gencarkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS di Kalangan Pelajar

Rabu, 05 Agustus 2026 - 11:55:39 WIB

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar ST MARch, saat kegiatan sosialisasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memasifkan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS kepada generasi muda. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari edukasi agar pelajar memahami faktor risiko penularan penyakit tersebut dan menjaga perilaku hidup sehat. 

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar ST MARch, saat memimpin sosialisasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa dan siswi. 

Dalam kesempatan itu, Markarius mengajak para pelajar meningkatkan kewaspadaan terhadap HIV/AIDS yang menurutnya dapat merusak masa depan generasi muda. 

"Kepada generasi muda Kota Pekanbaru, Riau, kita harus waspada dengan penularan HIV/AIDS. Karena penyakit ini merusak masa depan, menjadi penghalang cita-cita, dan menghancurkan hati orang tua," ujarnya. 

Ia menyampaikan, berdasarkan data yang diterimanya, kasus HIV/AIDS kini juga ditemukan di kalangan mahasiswa. Menurutnya, salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penularan adalah perilaku seksual berisiko. 

Karena itu, ia mengimbau para pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat meningkatkan risiko penularan penyakit tersebut.
Markarius juga mengingatkan siswa untuk berani menolak dan melaporkan apabila mengalami tindakan yang tidak pantas atau pelecehan terhadap tubuh mereka. 

"Kalau ada teman yang suka memegang atau meraba bagian sensitif kita, harus segera ditegur atau dilaporkan kepada guru," katanya. 

Selain itu, ia meminta pihak sekolah agar segera menangani setiap dugaan tindakan yang mengarah pada pelecehan atau perilaku yang tidak semestinya di lingkungan pendidikan, sehingga tidak berkembang dan mengganggu kenyamanan peserta didik. 

Lebih lanjut, Markarius mengatakan Pemko Pekanbaru akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), pihak sekolah, serta lembaga keagamaan untuk memperkuat sosialisasi dan upaya pencegahan HIV/AIDS di Kota Pekanbaru.