Rp 100 Miliar Disiapkan Pemko Pekanbaru untuk Penanganan Banjir

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:48:13 WIB

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar dan jajaran meninjau drainase pemukiman di Kecamatan Marpoyan Damai

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan penanganan banjir di kawasan rawan menjadi salah satu program prioritas pada 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat perbaikan dan pembangunan drainase guna mengurangi genangan di permukiman maupun ruas jalan. 

Pemko telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk perbaikan drainase sepanjang tahun ini. 

Sejumlah proyek drainase saat ini tengah dikerjakan, di antaranya di Jalan Dharma Bakti, Jalan Suka Karya, Jalan Sekolah, dan Jalan Embun Pagi. 

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan perbaikan drainase tetap menjadi fokus pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mengatasi banjir. 

"Drainase untuk tahun ini masih fokus kita juga, sekaligus untuk menangani banjir," ujar Markarius, Selasa (28/7/2026). 

Menurutnya, besarnya anggaran yang dialokasikan sejalan dengan komitmen Pemko dalam mempercepat penanganan banjir. Saat ini, tim di lapangan masih melakukan pendataan terhadap titik-titik yang rawan tergenang.
"Tim terus mendata di mana saja titik banjir, nanti diarahkan perbaikan ke sana," jelasnya. 

Markarius menambahkan, APBD 2026 juga memberikan porsi besar untuk perbaikan jalan dan drainase. Kedua program tersebut dilaksanakan secara bersamaan agar hasil penanganan infrastruktur lebih optimal.
"Kami melanjutkan kembali sisa pekerjaan jalan rusak dan drainase yang belum tuntas," katanya. 

Ia mengungkapkan telah menerima berbagai laporan dari masyarakat, termasuk ketua RT dan RW, mengenai kondisi jalan rusak serta saluran drainase yang membutuhkan perbaikan. 

Pemerintah kota, bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, akan menindaklanjuti laporan tersebut secara bertahap. 

Selain pembangunan drainase, Pemko juga menyiagakan alat berat untuk melakukan normalisasi saluran air di sejumlah wilayah rawan banjir sebagai langkah antisipasi saat musim hujan. 

"Normalisasi ini juga bagian upaya mengantisipasi ancaman banjir di Kota Pekanbaru," pungkasnya.