Waste Station Pekanbaru Bakal Ditambah

Senin, 25 Mei 2026 - 16:50:21 WIB

Ilustrasi

Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mendorong masyarakat dalam membudayakan pemilahan sampah dari rumah membuahkan hasil. 

Pasalnya masyarakat Pekanbaru berbondong bondong melakukan penukaran sampah non organik ke Waste Station. Antusias masyarakat untuk menukarkan sampah menjadi uang di tempat itu sangat tinggi. 

Waste station adalah fasilitas pengelolaan sampah yang dirancang untuk mengumpulkan, memilah, dan mengolah sampah dari masyarakat agar dapat didaur ulang dan digunakan kembali. 

"Dalam dua bulan waste stasion yang di RTH Jalan Ahmad Yani beroperasi, sudah mengumpulkan hampir 8,5 ton sampah. Antusias masyarakat tinggi," kata Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Senin (25/5/2026). 

Saat ini baru satu waste station yang beroperasi yakni di Ruang Terbuka Hijau (RTH)  Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahamd Yani. Periode 20 Maret hingga saat ini, terdapat 8,5 ton sampah yang sudah diterima di waste station Jalan Ahmad Yani. 

Tujuan adanya waste station ini adalah untuk mengurangi volume sampah yang menumpuk dan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

"Waste station akan kita tambah lagi, kami menggandeng pihak swasta membangun waste stasion ini di sejumlah lokasi," terang Reza.
Sedangkan lima waste station lagi yang akan dibangun di RTH Ratu Kaca Mayang, Jalan Jendral Sudirman, di wilayah Panam, Rumbai dan Tenayan Raya. 

Reza menyebut bahwa warga cukup datang ke waste station membawa sampah non organik. Namun sebelumnya, harus mengunduh aplikasi rekosistem lebih dulu sebelum menukarkan sampah non organik. 

Terdapat sejumlah sampah non organik yang bisa ditukarkan di waste station yakni plastik, kaca, minyak jelantah, kertas, kardus, logam dan elektronik bekas.


Warga bisa datang ke waste station. Poin yang terkumpul bisa ditukar menjadi uang elektronik atau saldo ke aplikasi," pungkasnya.