Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menghadirkan Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru pada 22–23 Agustus 2026.
Kejuaraan tersebut digelar di sirkuit nonpermanen yang berada di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain menjadi wadah bagi para pebalap untuk menunjukkan kemampuan, ajang ini juga menjadi salah satu upaya Pemko Pekanbaru menekan aksi balap liar yang masih terjadi di sejumlah wilayah kota.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pemerintah ingin menyediakan ruang bagi para pebalap untuk menyalurkan hobi dan bakatnya melalui kompetisi yang resmi dan terarah.
“Event ini kita buat juga untuk menekan aksi balap liar di Pekanbaru. Ini gratis untuk penontonnya. Ada juga untuk pelaku UMKM di sana, kita juga sediakan fasilitas umum lainnya di sana,” kata Agung, Rabu (19/8/2026).
Menurut Agung, keberadaan sirkuit yang difasilitasi pemerintah kota dapat menjadi alternatif positif bagi para pebalap, termasuk mereka yang selama ini terlibat dalam aksi balap liar.
“Mereka bisa melakukan balapan di sirkuit yang telah difasilitasi pemerintah kota, apalagi ada sejumlah hadiah yang telah disiapkan oleh panitia,” ujarnya.
Kejuaraan ini juga menawarkan hadiah menarik bagi para peserta. Untuk juara umum, panitia menyiapkan hadiah berupa satu unit sepeda motor.
Sementara itu, sejumlah kategori juara berkesempatan mendapatkan hadiah berupa tiket gratis untuk menyaksikan langsung pertandingan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Program tersebut terlaksana melalui kerja sama Pemko Pekanbaru dengan IMI Pusat.
“Juara umum ada hadiah sepeda motor, dan beberapa kategori yang juara dapat gratis nonton pertandingan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Kita kerja sama dengan IMI Pusat,” jelas Agung.
Semarak kejuaraan tidak hanya ditujukan bagi peserta. Masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, di antaranya sepeda, kulkas, dan hadiah menarik lainnya.
Pemko Pekanbaru dan panitia juga menyediakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beraktivitas selama pelaksanaan kegiatan.
Dengan konsep tersebut, Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi pebalap muda.
Di sisi lain, ajang ini diharapkan mampu mendorong para pebalap menyalurkan hobi dan bakat melalui jalur kompetisi yang resmi, aman, dan terarah, sekaligus membantu menekan aksi balap liar di Kota Pekanbaru.