Program Wako Agung Diapresiasi Pusat

Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

PALEMBANG - Dibawah kepemimpinan H Agung Nugroho SE MM, Kota Pekanbaru terus berbenah dan memiliki program pro rakyat yang langsung dirasakan. Baik infrastruktur maupun sosial budaya dan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut juga mendapatkan pengakuan dan apreasiasi dari berbagai kalangan. Terbaru, Kota Pekanbaru dinobatkan menjadi terbaik 2 kota di wilayah Sumatera yang berprestasi dalam Penurunan Kemiskinan dan Stunting Kota. 

Pengahargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam kegiatan Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 di Ballroom Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026) malam. Dijelaskan Tito, kegiatan ini menjadi instrumen strategis untuk mendorong iklim kompetitif antar pemerintah daerah di wilayah Sumatera guna mempercepat peningkatan kinerja dan inovasi. 

"Ada kepala daerah yang bagus, ada juga mungkin rata-rata air, dan ada juga yang perlu untuk meningkatkan kemampuannya. Karena itu, perlu ada exposure, harus ada pemberitaan. Sesuatu yang bagus kalau tidak diberitakan, orang tidak tahu. Tapi ini bukan hanya piala saja kita berikan, nanti juga ada insentif untuk menambah motivasi pemerintah daerah membuat program yang lebih baik untuk masyarakat," jelas Purnawirawan Jendral bintang empat ini. 

Diketahui, angka prevalensi stunting Kota Pekanbaru tahun 2025 mencapai 7,9 persen atau jauh dibawah angka nasional yang mencapai 14 persen. Capaian ini terjadi dengan kampanye zero stunting yang digalakkan Wako Agung bersama seluruh elemen dengan program Ayah Asuh. Tidak hanya OPD, program tersebut juga antusias diikuti pihak swasta hingga perorangan dengan menjamin makanan bergizi untuk anak rentan stunting di Pekanbaru berdasarkan penelusuran kader Posyandu. Para kader tersebut berperan aktif dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi kepada masyarakat, serta pendampingan bagi keluarga yang berisiko. 

Sementara itu, apresiasi penurunan angka kemiskinan juga diterima Kota Pekanbaru karena keberhasilannya menurunan hingga saat ini hanya tercatat 3,1 persen saja. Berbagai program Wako Agung terbukti efektif meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Pekanbaru. Mulai dari subsidi pinjaman modal usaha di bank daerah, bantuan barang usaha serta kegitan lainnya sudah dijalankan hingga banyaknnya program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan akses terhadap layanan dasar yang meningkat. 

"Penghargaan ini jadi motivasi tambahan buat kami. Kami akan terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini bukanlah terget, tapi ini langkah awal untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Pekanbaru yang kami cintai," ujarnya.